한국어를 공부해요… Belajar Bahasa Korea di KOREAN CULTURAL CENTER

** Originally posted on August 1, 2013

 

Samlekooooommm…..sehat semuanya?
 
 
*keluarin kemoceng, pake masker, bersihin debu di blog*
 
 
Eh sebelumnya apa kabar puasanya? Semoga lancar terus sampai Idul Fitri nanti ya… (yaelah, udah tinggal seminggu lagi selesai baru bahas puasa sekarang, Niet!).
 
 
Jadi beginiiiii, setelah beberapa kali tertunda karena waktu bentrok sama jadwal kerjaan, jadwal gaul, jadwal beresin/benerin rumah karena banjir gede dan jadwal ngegym (belom…belom..ada jadwal pacaran) akhirnya gue jadi juga belajar Bahasa Korea. Kenapa belajar Bahasa? Simple aja sih karena gue suka belajar, khususnya tentang ilmu budaya. Kenapa milihnya Bahasa Korea? Ya abisnya nanti kalau mau ngobrol sayang-sayangan sama TOP Bigbang gimana dooong, bahasa tubuh dan bahasa kalbu aja khan nggak cukup. *ditabok pake kamus*
 
 
Nggak deeeng, soalnya menurut gue tata bahasa di Korea dan Indonesia itu mirip. Ada tingkatannya untuk digunakan sesuai umur lawan bicara atau jabatan. Nggak asal jebres aja bisa dipakai ke semua level. Jadi ada unggah-ungguhnya gitu lhoooo.
 
 
Tempat belajar Bahasa Korea yang ada di Jakarta antara lain adalah:
  1. Korean Cultural Center, Equity Tower 17th Fl, SCBD Lot 9, Jl. Sudirman Kav 52-53, Jakarta 12190. Telp: (021) 29035650. Email: kccindonesia@hotmail.com. Website: http://id.korean-culture.org. Untuk di KCC ini, banyak jadwal kelas yang bisa kamu pilih. Lengkap dari hari Senin sampai Sabtu, jamnya dari pagi sampai sore. Kalau mau daftar kelas bahasa di sini maka kamu harus terdaftar sebagai anggota KCC dulu. Untuk tata caranya bisa dilihat langsung di webnya.
  2. Pusat Pengajaran Bahasa Unika Atma Jaya, Gedung B/ Karol Wojtyla, Lantai 3, Jln. Jend. Sudirman 51, Jakarta 12930. Telp: ( 021) 5734356, 57900873. Website: http://ppb.atmajaya.ac.id. Sama seperti di KCC, di PPB Atma Jaya juga ada banyak pilihan kelas. Jadwal kelasnya tersedia dari hari Senin sampai Sabtu, jamnya dari pagi sampai sore.
  3. Language Corner,  ITC Fatmawati Ruko 22 Jl. RS. Fatmawati No. 39, Jakarta Selatan 12150. Telp: (021) 723345. Website: http://language-corner.com. Untuk kelasnya tersedia dari hari Senin sampai Sabtu, tapi untuk jamnya gue kurang tahu sekarang ini adanya jam berapa aja.
  4. Konsa, ada di Cibubur-Mangga Dua-Kelapa Gading. Websitenya: http://www.konsa.co.id.
 
 
Gue sendiri milih untuk belajar di KCC karena merupakan lembaga pusat Kebudayaan Korea, guru-guru pengajarnya merupakan orang Korea yang tinggal di Indonesia, fasilitasnya lengkap mulai dari perpustakaan (koleksinya dari buku, dvd, sampai cd musik)-multifunction hall-sampai  ke IT room, dan tempatnya yang sungguh strategis. Harganya juga nggak terlalu mahal kok, untuk kelas dasar 1-3 biayanya Rp 780.000, sudah termasuk buku. Setahu gue, ini yang termurah dibanding tempat lain.
 
 
Oke, kalau di atas penjelasan mengenai tempat belajarnya…mari sekarang ulik lebih jauh lagi pengalaman belajar gue selama kelas dasar 1 kemarin. Pengalaman belajar gue di KCC adalah…..

SUPER FUN!

 
Gue ambil kelas hari Rabu dan Jumat, mulainya setiap jam 18.30. Ya udah ketebak lah ya isinya tentu saja sebagian besar adalah karyawan. Cuma ada 1 anak SMA yang akhirnya jadi kesayangan kita semua untuk digodain *lirik Asya*. Guru kelas gue namanya Kim Jae Uk (kita panggilnya Seonsaengnim), konon udah sekian tahun di Indonesia. Dulu sebelum di Jakarta, dia sukarelawan ngajar di Yogyakarta. Umurnyaaaa…29 tahun kalau menurut tahun lahir, dan 31 tahun kalau menurut hitungan usia Korea. Paling nggak mau dipanggil ahjussi (paman) sama kita.
 
 
 
Seonsangnim lagi ngajar pakai baju casual yang sukses bikin cewek-cewek di kelas heboh karena dia biasanya klimis pakai baju kantor. :))
 
 
Kelas yang pertama dimulai dengan perkenalan Seonsaengnim dan kami murid-muridnya, standarlah ditanyain satu-satu alasannya kenapa milih belajar Bahasa Korea, setelah itu baru lanjut ke materi-materi dasar kayak pengenalan huruf-huruf Hangul dan aturan batchim. Sejauh yang gue alami kemarin, proses belajarnya menyenangkan banget. Kelasnya nggak tegang, teman-teman sekelas juga nyambung semua, penyampaian materi juga bertahap sesuai panduan dan Seonsaengnim selalu menyempatkan diri untuk mengulang apa yang sudah dipelajari pada sesi sebelumnya setiap awal pelajaran. Walau ya kadang ada kedodolan-kedodolan yang terjadi seperti:
  1. Seonsaengnim gantian belajar kosakata Bahasa Indonesia sama kita. Misalnya dia nulis membeli –> membelih. Langsung kita sekelas protes: Nggak pakai huruf H, Seonsaengniiiiim. / Eh kenapa kok tidak pakai? / Ya emang nggak pakai dari dulu jugaaaa.
  2. Terus dibalas sama dia ketika kita lagi belajar tentang aturan batchim (aturan pengucapan bunyi konsonan pada akhir suku kata): Kenapa dibacanya begitu Seonsaengnim? / Ya, saya juga tidak tahu. Sudah dari dulu begituuuuuuu. :))))
  3. Mendadak dia lupa Bahasa Korea suatu kata. Jadi dia inget Bahasa Indonesianya, inget Bahasa Inggrisnya, tapi lupa Bahasa Koreanya. Lha kepribeeeen? :)))
  4. Kita suka sengaja mengalihkan pembicaraan supaya Seonsaengnim jadi asyik cerita tentang Korea dan lupa lanjutin ngajar atau lupa bahas tugas. Sayangnya cara ini nggak pernah sukses, dese selalu aja inget untuk lanjut ngajar dan nyuruh kita satu-satu baca karangan dalam Bahasa Korea.
  5. Di periode akhir kelas jelang ujian, mendadak dia main sulap. Ceritanya bisa baca pikiran teman kita yang disuruh maju ke kelas, nebak mana bahan pelajaran yang paling susah. Nggak tau deh emang untung-untungan atau gimana, tapi tebakannya bener sih, hahaha.
  6. Ternyata dia lulusan Dankook University, tempat dimana TOP juga belajar. Seperti yang sudah diketahui, kalau urusan Bigbang dan khususnya TOP tentu saja radar gue langsung nyala dan gerak cepat. Begitu ketemu gue langsung nanya ke dia: Seonsaengnim, satu kampus sama TOP BigBang ya? / Oh iyaaaaa….saya seniornya. / Woooowww *pada takjub manggut-manggut* / Tapi waktu dia mulai kuliah, saya sudah luluuuuss. — Ooooh, jauh lebih tua maksudnyaaaa, tapi kalau kita panggil ahjussi sebel, gimana sih ah. :p

Cieee Ajeng yang jadi asisten sulapnya Seonsaengnim. :p

 

Gongnya adalah…..dia bikin Facebook. Asli maaaakkkkk, di saat orang-orang udah pada mainan Path dan jarang nengokin Facebook dia malah baru bikin. Itu pun terjadi kegemparan karena dia baru bikin 2 hari terus mendadak hilang akunnya. Nggak tau gimana bisa hilang, akhirnya dia bikin baru lagi dengan status: “Aduh, susaaaah main Facebook”. :)))

 
 
Kemarin baru aja selesai kelas dasar 1. Lengkap ada farewell party segala dan ujian yang bikin otak keriting. Abis ini insya Allah lanjut dasar 2 walau kemungkinan mencar sama anak-anak kelas karena beberapa mau pindah hari lain. Tapi udah pada janjian supaya tetap saling komunikasi, grup whatsapp juga rame terus. Semoga aja nanti di dasar 2 dapat guru yang asyik metode ngajarnya jadi belajarnya juga nggak butek dan tetap semangat walau abis pulang kantor, terus teman-temannya juga nggak kalah seru sama kelas dasar 1.

안녕하세요!

(Visited 105 times, 1 visits today)
 
Share it:
Posted in Addicted, Friendstuff and tagged , , .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *