Kecapit Lobster dan Shrimp di Loobie

** Originally posted on March 4, 2013

Tanggal 8 Februari 2013 yang lalu gue dapat undangan dari Mbak Lucy dan Mas Afit untuk soft opening kreasi terbaru mereka. Tau sendiri khan kalau mereka berdua adalah pemilik dan pencipta steak lezat: Holycow! Steakhouse by Chef Afit yang beken dan bikin nagih itu. Ternyata sekarang ada masakan baru kreasi dari Chef Afit, yaitu lobster dan shrimp dengan harga terjangkau.

Whaaaaatttt? Coba diulang…lobster dengan harga terjangkau?!

Yup…ada Loobie Lobsters & Shrimps yang siap memuaskan para pecinta seafood yang biasanya mahal ini, disajikan oleh mereka dengan harga terjangkau tapi lezatnya nggak kalah sama yang di hotel-hotel itu.

Loobie Lobsters &Shrimps

Jl. Gunawarman No. 32

*pic by Teppy*

Asli ya seumur-umur sebelum ada Loobie Lobster & Shrimps, bisa dihitung dengan jari deh berapa kali gue makan lobster. Ya abis gimanaaaa…harga seafood yang satu ini emang agak menguras dompet khan. Sayangnya saat acara soft opening itu gue berhalangan hadir karena lagi birthday trip, huhuhu. Jadi nggak bisa ikut kumpul icip-icip bareng teman-teman lainnya.

Udah khan tuh, pas pulang liburan buka Path ternyata banyak banget yang cerita betapa lezatnya lobster di Loobie. Aaaaaaakkkk….gue jadi penasaran dan nahan laper baca itu semua. Trus langsung deh, seperti biasa teror Teppy supaya mau nemenin gue. Atur-atur jadwal, jadilah gue-Teppy-Septi-Dee makan bareng di Loobie Lobsters & Shrimps di suatu sore.

Sampai lokasi, wuiiihhh antriannya panjaaaang. Nggak heran sih gue, berhubung udah baca dan dengar cerita orang-orang kalau memang enak banget. Tunggu punya tunggu sekitar 1 jam, akhirnya kita masuk ke dalam restorannya. Mau pesan lobster tapi ternyata udah abis pemirsaaaa… Ya udah deh pesan Whole Big Shrimps Platter kalau gitu, walau sambil lirik-lirik iri ke meja sebelah yang masih kebagian lobster. : )))

Menu di Loobie Lobster & Shrimps

*pic by Teppy*

Whole Big Shrimps Platter:

Nasi, Udang, Calamari, Sambal Matah.

Kesan pertama? Enak banget astagaaaah… Bumbunya meresap ke dalam daging udangnya yang lembut banget itu. Calamarinya juga crunchy banget dan nggak alot dikunyah. Belum lagi perpaduan sambal matah dan spicy garlicnya (gue ketagihan banget gabungan dari dua sambal ini). Oh ya, untuk minuman di Loobie, lo nggak bisa refill seperti kalau di Holycow! Steakhouse by Chef Afit. Eiits, tapi jangan takut…walau nggak bisa refill, gelasnya lebih gedeeee. Cocok banget buat orang-orang yang baik makan atau minum sama-sama nggragas (kayak gue). :p

Pulang dari Loobie, gue masih terbayang omongan orang-orang tentang lobsternya yang katanya enak banget itu. Sampe semingguan terbayang, tapi masih gue tahan-tahan karena berusaha patuh sama aturan dokter khan. Tapi akhirnya tibalah hari saat gue nggak bisa nahan penasaran gue sama lobsternya Loobie. Ya bisa ditebaklah gue merengek-rengek sama Teppy untuk hari itu juga ke Loobie demi lobsternya. Ya emang dasar sehati banget sama Teppy kalau udah urusan perut, dia ayok aja untuk nurutin temannya yang rewel urusan makanan enak ini.

Untungnya kunjungan kedua gue lebih lancar dari kunjungan pertama. Dalam arti nggak pakai antri lama, gue udah berhasil duduk manis di dalam. Kali ini nggak pakai basa-basi, gue langsung pesan whole lobster platterdan……half lobster platter.

Iya, gue makan satu setengah porsi lobster. 😀

Whole Lobster Platter dan Half Lobster Platter:

Nasi, Lobster, Calamari, Sambal Matah atau Spicy Garlic.

 ALL MINE!! :p

Aduh, itu ya sampai mas-mas waiter di Loobie udah nahan ketawa ngeliatin pesanan gue. Takjub kali ada cewek makannya nggragas sampe bersih gini. Ya abis gimana dong, emang enak bangeeeettt. Lagi-lagi bumbunya meresap ke dalam daging lobster. Dagingnya lembuuuut banget dan tingkat matangnya pun pas. Gue sampai ngorek-ngorek bagian lengkungan lobsternya saking enaknya bumbu yang melekat di situ. Makannya serasa dunia cuma ada kami. Maksudnya kami itu adalah gue dan lobsternya. Teppy aja gue lupain kalau dia ada di samping. Konsen ke lobster deh pokoknya. : ))

Udah ketebak dong yah, pulang dari situ gue senyum bahagia karena berhasil keturutan apa yang dimau. Selesai sampai sini ceritanya?

Tentu saja belum.

Minggu berikutnya, gue rewel lagi sama Teppy pengen makan di Loobie lagi. Kali ini pesertanya adalah gue, Teppy, Dee, Sandy, dan Nacile. Seperti biasa kalau udah urusan lobster, gue yang pertama sampai di lokasi. Begitu baru sampai dan nyebutin nama untuk antri, petugasnya langsung mesem-mesem lihat gue lagi, hahahaha. Eh ketemu sama Mas Agus dan Iwan yang baru selesai makan lobster juga! Ngobrol-ngobrol sebentar sambil nunggu yang lain datang, sambil pesan-pesan duluan juga biar nggak kelamaan. Kali ini pesanan gue adalah….

Loobie Combo

Buat berdua?

Oh tentu saja tidak, kedua piring itu habis bles sama gue sendirian.

*sungkem sama dokter*

Ini tuh #rawisuwis banget deh. Begitu selesai makan lobster yang terpikir khan: “oh udah cukup, akhirnya terlaksana juga ngidamnya”. Tapi ya minggu depannya bisa kepikiran lagiiiiii…. Bahagia banget deh gue dengan kehadiran Loobie Lobster & Shrimps ini. Sekali lagi bisa makan menu enak dengan harga terjangkau. Sukses selalu ya Mbak Lucy dan Mas Afit, semoga Loobie akan semakin berkembang mengikuti “kakaknya”, Holycow! Steakhouse by Chef Afit. Semoga setelah ini akan bertambah lagi kreasi-kreasi baru yang nggak kalah lezatnya dari kalian.

Yuk, mari segera kecapit lobster di Loobie Lobster & Shrimps lagi! 😀

(Visited 12 times, 1 visits today)
 
Share it:
Posted in culinary, Indonesian Food, Western Food and tagged , , , , .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *