Beecy Bikes & Beans Coffee Shop, It’s About Coffee and Bicycle

** Originally posted on March 24, 2015

 

 

 

Satu lagi coffee shop yang wajib dicoba di daerah Dharmawangsa, Beecy Bikes & Beans. Terletak di seberang Grand Wijaya Center, sebelahan sama Snappy, coffee shop ini cukup gampang ditemukan. Pemiliknya Mada Mubina adalah Ketua Indonesian Folding Bike Community. Tempat ini awalnya didirikan sebagai meeting point bagi para bikers. Jadi jangan heran kalau pas masuk, di sebelah kiri ada bagian untuk reparasi sepeda dan berjejer rak yang dihiasi dengan berbagai peralatan atau aksesoris sepeda.



Terdiri dari 2 lantai dengan struktur yang memanjang ke belakang. Di  lantai 1 ada area coffee bar dancommon area, menghadap ke deretan rak yang dipenuhi dengan aksesoris sepeda, beberapa majalah, beberapa foto vintage, dan koleksi cd musik mereka. Sementara di lantai 2 ada area indoor dan outdoor. Sayangnya saat gue datang ke sini, cuacanya mendung sehingga area outdoor mereka ditutup.
 
Gue suka dengan suasananya yang nyaman, dilengkapi dengan musik yang sebagian besar dari musisi angkatan 90-an walau kadang diselingi lagu masa kini juga. Kalau siang, suasananya cenderung sepi dan pas untuk bekerja atau menyepi. Sementara sore ke malam suasananya lebih ramai tapi masih tetap nyaman. Pengunjungnya sebagian besar adalah para karyawan di sekitar Wijaya, jarang ada remaja yang datang ke sini. Tapi mungkin itu karena gue datang saat hari kerja, bukan kala weekend. Selain itu, antara pengunjung dan barista banyak yang sudah saling mengenal akrab. Pelayanannya juga ramah, baristanya dengan fasih menjelaskan berbagai pilihan biji kopi yang ada.
 
Coffee shop ini masih satu grup dengan Getback Coffee di Fatmawati. Gue sendiri merupakan salah satu pengunjung tetap Getback sejak Aga, salah satu barista yang cukup terkenal kemampuannya akan kopi, masih kerja di sana. Biji kopi mereka diroast di Getback dan disajikan dengan ahli secara manual brews. Biji kopinya banyak yang dapat dijadikan pilihan, mulai dari Lintong, Aceh Gayo, Java Petung, Flores, Papua,  dan lain-lain.


The Menu
 
Caffè Latte (Rp 27.000,-)
 
Gue coba Latte yang pakai biji kopi Java Raung. Rasa asamnya cukup kuat, tapi nggak seheboh Java Petung. Tekstur espresso dan steamed milknya halus dan latte artnya cukup rapi. 
 
Single Origin Timtim (Rp 26.000,-)
 
Untuk single originnya, kalian bisa pilih dari berbagai koleksi biji kopi Indonesia yang ada (tergantung musim). Gue mencoba yang Timtim atas anjuran baristanya. Biji kopi Timtim adalah persilangan antara arabika dan robusta. Varietas ini awalnya panen di Timor Timur pada tahun 1978. Kualitasnya yang bagus membuat biji kopi ini ditanam di beberapa daerah seperti Aceh dan Flores. Teksturnya halus banget, rasa asam dan aromanya kuat. Enak dinikmati saat masih panas atau pun sudah dingin.
 
Onion Rings (Rp 16.000,-)
 
Ada beberapa menu makanan yang dapat dipilih dalam menu. Tapi hari ini gue hanya mencoba Onion Rings mereka karena sebelumnya sudah makan siang. Rasa bumbu tepungnya enak, sayang teksturnya terlalu keras sehingga mengurangi kenyamanan saat mengunyah. Sebenarnya akan lebih enak apabila disajikan bersama tartar sauce. Menurut pendapat gue, pasti akan lebih nikmat nantinya.
 
Gue masih penasaran dengan pilihan kopi lainnya dan juga menu makanan mereka, jadi bisa dipatikan akan datang kembali lain waktu. Kalau kalian bekerja di sekitar wilayah Wijaya-Dharmawangsa atau kebetulan lewat di daerah ini, jangan lupa untuk mampir. Terutama bagi penggemar kopi.

 
Beecy Bikes and Beans
Jl. Dharmawangsa Raya No. 10
Telp: 081293333334
Instagram: Beecybikesandbeans

Operational Hours:

Everyday 10 am – 10 pm
(Visited 14 times, 1 visits today)
 
Share it:
Posted in Coffee, culinary and tagged , , , .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *