Protect Your Eyes with Eyezen from Essilor

Di jaman serba online ini, pasti banyak banget yang nggak bisa lepas dari segala macam gadget di kehidupannya sehari-hari. Urusan pekerjaan dan kehidupan sosial dijangkau dengan mudah melalui perangkat digital. Ayo ngaku, siapa yang sebentar-sebentar ngecek smartphone atau sebagian besar waktunya dihabiskan di depan komputer?

*tunjuk tangan*

Gue termasuk salah seorang yang sering banget ngecek smartphone. Baik itu untuk urusan kerjaan, buka akun sosial media, bahkan lagi nunggu antrian aja gue isi dengan main game atau baca e-book supaya nggak bosan. Saking seringnya, perlahan ini berefek pada kondisi mata gue. Walau sudah pakai kacamata, tapi mata gue cepat lelah dan sering pusing.

Eyezen Essilor

Awalnya gue pikir hal itu disebabkan oleh minus mata yang naik. Tapi pas periksa ke optik, ternyata ukuran minus tidak berubah. Lho, kalau gitu apa dong penyebabnya? Usut punya usut, setelah konsultasi dengan dokter mata dan staf di optik langganan, penyebabnya adalah karena mata terlalu sering berinteraksi dengan gadget. Ternyata, layar dari perangkat digital yang kita pakai itu mengeluarkan sinar biru (blue violet) dan bisa mengakibatkan ketegangan pada mata. Makanya mata gue sering lelah dan merasa pusing. Lho tapi kan sudah pakai kacamata, kok masih bisa pusing? Ternyata masih ada lagi penjelasannya. Diperlukan jenis lensa yang tepat untuk menanggulangi paparan sinar biru di mata kita.

Kalau jaman SD pakai lensa kaca, sejak SMA gue ganti ke plastik karena lebih ringan. Cuma berhubung nggak terlalu telaten dan sering sembarangan naruhnya, jadi sering baret. Makanya gue termasuk sering ganti lensa. Namun ya ternyata lensa-lensa yang dulu gue pakai, belum maksimal untuk membantu fokus mata gue. Akhirnya disarankan untuk ganti lensa yang bagus dan memang tepat dengan kondisi serba digital ini.

 

Dari penjelasan staf optik, akhirnya gue mantap pilih lensa Eyezen Essilor. Lensa ini bisa memfilter 20% dari radiasi sinar biru, sehingga membuat mata tetap nyaman saat berhadapan dengan perangkat digital. Ada 3 keunggulan yang juga jadi acuan gue saat memilih Eyezen:

  1. Light Scan untuk melindungi mata dari sinar biru. 
  2. Eyezen Focus yang bisa mengurangi kelelahan pada mata saat sedang menggunakan perangkat digital. Penglihatan kita pun menjadi lebih jelas. Saking jernihnya bahkan gue kayak pakai kacamata bolong yang nggak ada lensanya.  😆 
  3. Wave Technology yang bisa memfilter berbagai cahaya yang ditangkap oleh retina. Jadi nggak ada lagi distorsi cahaya objek yang bisa mengganggu penglihatan.

 

Dengan mengutamakan perlindungan terhadap mata, lensa Eyezen juga didesain untuk menahan silau, tahan gores (penting banget!), tidak mudah berdebu (penting juga buat gue yang senang ngojek demi menembus macet Jakarta!), tahan air dan juga anti sinar UV. Ya kalau kelebihannya aja sederet begini, nggak pakai ragu lagi kan belinya.  🙂 

Lensa Eyezen Essilor ini bisa didapatkan di optik-optik besar yang ada di kota kalian. Harganya sekitar Rp 1.000.000,- dan cukup masuk akal mengingat ini adalah investasi penting bagi kesehatan mata. Ingat kan, bahwa mata adalah jendela dunia? Sejak pakai Eyezen, mata gue jadi lebih nyaman saat menggunakan gadget. Penglihatan pun jadi lebih fokus dan jernih.

Lensa Eyezen, inovasi terbaru dari Essilor.

Bagaimana dengan kamu? Ada yang sudah pakai lensa Eyezen?

(Visited 296 times, 1 visits today)
 
Share it:
Posted in Review and tagged , , , , .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *